Selasa, 03 Oktober 2023

 Seni lukis

Jaman sekarang sudah susah mencari orang yang tertarik kepada seni lukis, terutama untuk gen-z. Tau gak sih fakta-fakta yang unik tentang seni lukis. Seni lukis itu tidak ada yang salah, mau gambarnya gimanapun itu adalah sebuah karya yang tentunya bisa dijual. Ini dia penjelasan tentang seni lukis.

Apa sih itu seni lukis?

Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa yang tercipta dari hasil imajinasi seniman yang diekspresikan melalui media garis, warna, tekstur, gelap terang, bidang dan bentuk. Seni lukis menjadi bentuk ekspresi manusia yang dituangkan dalam kanvas atau bidang 2 dimensi lainnya.



Macam-macam seni lukis ada apa saja?

Beberapa macam-macamnya yaitu:

a. Romantisisme
Aliran romantisisme merupakan sebuah aliran yang menggambarkan suatu kenyataan yang ada melalui berbagai cara yang terkesan dramatis dan mempunyai suasana seperti di dalam mimpi. Misalnya saja kapal terombang-ambing karena cuaca badai, sesosok manusia yang berdiri di puncak bukit ketika senja datang, dan lain sebagainya. Romantisisme mengungkapkan tentang keindahan sebuah tema dari gaya teatrikalnya, tak hanya mengandalkan subjek yang indah-indah saja.

b. Naturalisme
Aliran naturalisme merupakan suatu aliran yang hendak menggambarkan lagi alam yang serupa dan seakurat mungkin dengan referensi yang akan dilukisnya. Naturalisme adalah ajang apresiasi untuk para seniman kepada alam. Umumnya, para seniman akan memilih keadaan waktu tertentu misalnya senja atau golden hour, untuk melukis pemandangan yang sangat istimewa dan luar biasa ataupun objek-objek yang dimana seperti bunga dan pohon.

c. Realisme
Realisme merupakan suatu aliran yang ingin menunjukkan suatu peristiwa, model tertentu, atau suasana dengan keadaan sehari-hari, tanpa adanya drama atau dipilih kondisi yang paling indah saja. Aliran tersebut mungkin saja tidak menjiplak dengan sempurna apa yang mereka lihat, peristiwa, atau tema yang realistis, bukan hanya gambar saja.

d. Impresionisme
Impresionisme merupakan sebuah aliran seni lukis yang hanya melukis sebuah impresi sekilas dari suatu subjek yang akan dilukis. Aliran tersebut muncul karena adanya kamera yang sudah bisa mengambil alih fungsi dari seni sebagai salah satu media dokumentasi. Dibandingkan dengan mereplika warna yang serupa dengan cara pandang manusia dalam melihat, impresionisme hendak menggambarkan warna yang murni berdasarkan proses terjadinya pembentukan warna secara alami.

e. Ekspresionisme
Aliran ekspresionisme merupakan salah satu aliran yang mengedepankan ekspresi individu seniman itu sendiri terhadap apa yang mereka ingat, lihat, dan rasakan. Dapat dikatakan bahwa ekspresionisme merupakan aliran seni lukis yang menonjolkan ungkapan yang ada di dalam jiwa. Ekspresionisme tidak akan membebankan ketelitian dan juga kesulitan melukis di dalam karyanya. Oleh karena itu, aliran tersebut tidak mempunyai tingkat kemiripan yang akurat bahkan sangat melenceng dari referensi alam.

Biasanya orang-orang sering melukis aliran naturalisme, karena merasa paling gampang dan banyak objek yang mudah ditemukan seperti, bunga, pohon, gunung, dll.

Karyaku

Selain menjelaskan tentang seni lukis, aku akan menshare lukisanku tentang naturalisme.



ini adalah karyaku yang terinspirasi dari keindahan bunga mataharinya. Kenapa sih aku pilih bunga matahri? Karena aku ingin mekar, indah, dan bersinar seperti bunga matahari. Ini termasuk aliran naturalisme yang dimana menggabar suatu objek alam. Hal paling menantang untuk melukis disaat melukis ada sebuah kesalahan dan mulai mengulang agar lukisannya menjadi bagus.

Itu sih tentang seni lukis, semoga semua orang makin suka sama seni yang bisa bermanfaat bagi orang lain.

Senin, 14 Agustus 2023

Media Sosial

Dampak Positif &
Negatif Media Sosial



    Taukah kamu bahwa hampir seluruh umat manusia yang ada dimuka bumi mengetahui tentang yang namanya media sosial. Yap media sosial adalah pelantar digital yang memfasilitaskan penggunanya untuk saling berkomunikasi dan lain sebagainya.





    Banyak orang-orang yang sering menggunakan media sosial untuk saling bertukar konten, saling memberi inspirasi, bahkan belajar bersama-sama. Media sosial sangat membantu banyak orang-orang untuk mempermudah pekerjaan, seperti bisa mempromosikan sebuah brand lewat dari vidio, bisa juga mendapatkan banyak informasi lewat dari sosial media. Walaupun begitu, media sosial memiliki dampak-dampak yang berpengaruh bagi semua orang. Berikut adalah dampak-dampak postif maupun negatif menggunakan media sosial.




Dampak Positif:

1. Mempermudah Komunikasi Dimanapun Kamu Berada
Kalau dulu, jarak menjadi penghalang untuk orang-orang bisa berkomunikasi. Mereka harus mengirimkan surat dan menunggunya dalam waktu berbulan-bulan. Namun sekarang, perkembangan teknologi memudahkan segalanya. Bahkan dalam hitungan detik, pesan yang dikirim sudah bisa diterima oleh orang yang berada di luar negeri.

2. Meninggalkan Jejak dan Bisa Menjadi Bukti Kuat
Saat topik yang didiskusikan adalah sesuatu yang penting, media sosial bisa membantu kita menyimpan berbagai bukti penting. Bahkan percakapan yang dilakukan menggunakan media sosial bisa dijadikan bukti kuat pada kasus di ranah hukum.

3. Menghilangkan Rasa Jenuh
Tidak hanya untuk berkomunikasi, bahkan sosial media digunakan sebagai sarana hiburan. Tulisan yang memberikan inspirasi, unggahan video lucu, hingga berbagai tayangan informatif lainnya bisa kita saksikan di sosial media. Adanya fitur-fitur baru yang menarik minat dan perhatian ini juga kerap digunakan orang untuk rehat dari kesibukan sejenak. Nah, apakah kamu salah satunya?

4. Membuka Peluang Pekerjaan Baru
Perkembangan teknologi terus memunculkan berbagai peluang. Bahkan, dengan adanya media sosial, banyak perusahaan yang mulai mencari dan membuka lowongan khusus bagi mereka yang mahir mengelola media sosial. Bagaimana membuat konten yang kreatif dan menarik perhatian, serta bisa membangun citra perusahaan di media sosial menjadi bidang yang sedang banyak dicari sekarang.

5. Menambah Teman Juga Koneksi
Sekarang, banyak orang yang berkenalan satu dengan lainnya melalui media sosial. Bahkan mereka membuka komunitas dan aktif bertukar pesan. Tidak sedikit pula perkenalan ini menjadi koneksi yang baik untuk bisnis di kemudian hari. Uniknya, sekarang hubungan romantis juga banyak dimulai dari media sosial. Wah, kalau dampak satu ini, menurut kamu gimana nih?

Nah, itu adalah dampak-dampak positif dalam menggunakan media sosial, sekarang boleh melihat dampak-dampak negatif menggunakan media sosial.


Dampak Negatif:

1. Apa yang Sudah Terkirim Akan Selalu Meninggalkan Jejak
Status, foto, maupun pesan yang diunggah ke sosial media akan selalu meninggalkan jejak walaupun kamu menghapusnya. Dalam berkomunikasi terlebih melalui sosial media, hal ini menjadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan. Pikirkan terlebih dahulu kata-kata yang hendak diucapkan, apakah tulisan, gambar, atau hal lainnya yang akan kamu post dapat melukai atau menyinggung orang lain? Apakah post tersebut mengandung unsur SARA? Itu sebabnya, bijak bersosial media merupakan suatu hal yang penting.

2. Banyak Modus Penipuan Beredar di Media Sosial
Tidak hanya dalam keseharian, kasus kejahatan juga banyak ditemukan dalam media sosial. Menyamar menjadi orang lain, meretas data pribadi seseorang, dan berbagai kejahatan lainnya semakin marak terjadi. Mulai dari penipuan pulsa, hingga uang di rekening bank bisa menjadi sasaran. Selalu berhati-hati dan waspada saat menggunakan media sosial. Jangan mudah mempercayai seseorang, terlebih yang belum pernah kamu kenal sebelumnya.
 
3. Banyak Hoax yang Beredar
Dalam kasus ini, mungkin setiap dari kita sudah pernah bahkan sering menerima berita hoax. Informasi yang dikirimkan dari orang yang satu ke orang lainnya memang lebih mudah dilakukan melalui media sosial. Namun, jika tidak waspada penyebaran hoax juga bisa semakin tinggi. Itu sebabnya, sebagai pengguna yang baik kita harus pintar menyaring informasi. Budaya literasi juga menjadi kunci agar kita tidak mudah terpapar informasi palsu. Jangan lupa untuk selalu mengecek kebenaran dan sumber kredibel sebelum mengirimkan informasi pada pihak lain.

4. Dampak Media Sosial Bisa Mengganggu Kesehatan Mental
Seseorang yang terlalu banyak menggunakan media sosial juga bisa memperoleh dampak negatif. Perasaan berkecil hati dengan diri sendiri, serta menganggap hidup orang lain terlihat lebih baik bisa membuat kesehatan mental menjadi terganggu. Biasanya hal ini akan menimbulkan perasaan FOMO (Fear of Missing Out). Itu sebabnya, kita harus bisa membatasi diri dalam mengkonsumsi konten di media sosial. Ada kalanya kita harus rehat dari kesibukan dunia maya demi menjaga kesehatan mental.

Itu saja mungkin yang bisa dibagikan untuk semua orang, semoga artikel ini bermanfaat.


 Seni lukis Jaman sekarang sudah susah mencari orang yang tertarik kepada seni lukis, terutama untuk gen-z. Tau gak sih fakta-fakta yang uni...